Fokus: Dasar teori & perhitungan
Rumus getaran dan gelombang
Dalam mempelajari getaran dan gelombang, kita mengenal beberapa besaran penting. Frekuensi yang disimbolkan dengan huruf \(f\) diukur dalam satuan Hertz, sedangkan Periode yang disimbolkan dengan \(T\) diukur dalam satuan sekon. Untuk mengukur jarak satu gelombang, kita menggunakan Panjang Gelombang atau lambda (\(\lambda \)) dengan satuan meter. Kecepatan perambatan gelombang disebut dengan Cepat Rambat (\(v\)) yang memiliki satuan meter per sekon. Terakhir, simpangan terjauh dari titik setimbang disebut Amplitudo (\(A\)) yang juga dinyatakan dalam satuan meter.
Tabel besaran & satuan
Untuk menghitung frekuensi, kita membagi jumlah getaran dengan waktu tempuhnya, atau bisa juga dicari dengan menghitung satu per periode. Sebaliknya, periode didapatkan dengan membagi waktu total dengan jumlah getaran, atau menghitung satu per frekuensi. Jika kita ingin mengetahui cepat rambat gelombang, caranya adalah dengan mengalikan panjang gelombang dengan frekuensinya, atau membagi panjang gelombang dengan periodenya.
Contoh soal kontekstual
1. Analisis Gelombang Laut
Pada awal tahun 2026, sebuah alat pendeteksi gelombang di pelabuhan mencatat ada 10 gelombang air laut yang melintas dalam waktu 20 detik. Jika jarak antara satu puncak gelombang ke puncak berikutnya adalah 5 meter, maka kita bisa menghitung kecepatannya. Pertama, cari frekuensinya yaitu 10 dibagi 20 sehingga hasilnya 0,5 Hertz. Kemudian, kalikan panjang gelombang 5 meter dengan frekuensi 0,5 Hertz, sehingga didapatkan cepat rambat gelombang sebesar 2,5 meter per sekon.
2. Getaran Mesin Kendaraan Listrik
Sebuah komponen pada mesin motor listrik terbaru bergetar dengan periode 0,02 sekon. Untuk mengetahui berapa banyak getaran yang terjadi dalam satu detik (frekuensi), kita cukup membagi angka 1 dengan 0,02. Hasilnya, komponen mesin tersebut bergetar sebanyak 50 kali dalam satu detik (50 Hertz).
SUMBER: Google AI
Gambar
sumber:HILDA (PINTEREST)
video

0 Comments:
Posting Komentar